Warga Perumahan BSP Lubuk Pakam Rayakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Khidmat

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selalu menjadi momen yang penuh makna bagi umat Muslim di seluruh dunia. Di Perumahan BSP Lubuk Pakam, Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, warga setempat merayakan peringatan ini dengan khidmat dan penuh suka cita. Acara yang berlangsung di Masjid Al Hidayah pada malam Jumat, 11 September 2026, bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat tali silaturahmi dan meningkatkan kecintaan terhadap ajaran Nabi Muhammad SAW.
Suasana Khidmat dalam Peringatan
Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diadakan dalam suasana yang sangat khidmat dan harmonis. Acara dimulai dengan pembacaan Al-Qur’an yang dilantunkan oleh dua kakak beradik, Mufida dan Sunaya, yang membawa ketenangan dan kedamaian bagi seluruh jamaah yang hadir.
Setelah pembacaan Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Hidayah dan sejumlah tokoh masyarakat. Sambutan ini menjadi pengantar yang hangat sebelum tausyiah yang akan disampaikan.
Sambutan dari Badan Kemakmuran Masjid
Sukardi, yang mewakili Ketua BKM Al Hidayah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berkontribusi dalam menyukseskan peringatan ini. Ia menggarisbawahi pentingnya dukungan moril dan saran dari masyarakat, yang sangat berperan dalam kelancaran acara tersebut.
“Kita patut bersyukur, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dapat berlangsung dengan baik berkat dukungan semua pihak. Mari kita teruskan semangat kebersamaan ini,” ujarnya dalam sambutannya.
Tausyiah yang Menginspirasi
Selanjutnya, tausyiah disampaikan oleh Al Ustaz H. Muktar Barus, yang mengajak para jamaah untuk meneladani akhlak dan perilaku Rasulullah SAW. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari.
Ustaz Muktar juga mengingatkan bahwa setiap kesalahan yang dilakukan harus segera diikuti dengan pertobatan kepada Allah SWT. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa tidak seharusnya seseorang merasa bangga dengan dosa yang pernah dilakukan.
Pentingnya Pertobatan
“Jika kita berbuat salah, segeralah bertaubat. Jangan pernah merasa bangga dengan dosa yang telah kita lakukan. Berhentilah dan menyesal, serta bertekad untuk tidak mengulanginya,” tegas Ustaz Muktar.
Beliau menambahkan bahwa pertobatan bukan sekadar ucapan, melainkan harus diwujudkan dalam perubahan perilaku yang nyata. Hal ini meliputi:
- Berhenti dari perbuatan yang salah
- Menyesali kesalahan yang telah dilakukan
- Bertekad untuk tidak mengulang kesalahan
- Memperbanyak amal kebaikan
- Meningkatkan keimanan dan ketakwaan
Meneladani Ajaran Nabi Muhammad SAW
Ustaz Muktar juga mengajak para jamaah untuk menjadikan ajaran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia berpesan agar setiap individu meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT sebagai salah satu cara untuk menjalani hidup dengan benar.
“Kaum Muslimin seharusnya tidak berbuat dosa. Ini adalah salah satu ajaran penting yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, yaitu selalu bertakwa kepada Allah,” imbuhnya.
Momen Silaturahmi Bagi Warga
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Perumahan BSP ini bukan hanya dihadiri oleh warga setempat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarwarga. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling mendukung antar sesama Muslim.
Di antara yang hadir dalam acara tersebut adalah Nazir Rahmadsyah dan Ketua STM Al Hidayah, Zainal Koto, yang turut memberikan dukungan dan semangat kepada warga.
Harapan untuk Masa Depan
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, warga berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan semata. Namun, lebih dari itu, diharapkan sebagai sarana untuk memperkuat ukhuwah dan meningkatkan ketakwaan, serta menumbuhkan semangat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap individu diharapkan dapat menginternalisasi nilai-nilai yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, sehingga dapat membentuk karakter yang baik dan saling menghormati dalam komunitas yang lebih luas. Dengan begitu, peringatan ini tidak hanya menjadi ritual, tetapi juga sebuah langkah nyata menuju masyarakat yang lebih baik dan berakhlak mulia.
➡️ Baca Juga: Dampak Aturan Sepak Bola Terbaru terhadap Gaya Bermain Tim Modern yang Perlu Diketahui
➡️ Baca Juga: Amsakar Achmad Tinjau Langsung, Pastikan Perbaikan Pipa Muka Kuning Selesai Tepat Waktu




