
Di tengah hiruk pikuk Parapat, sebuah pertemuan strategis diadakan oleh Bupati Karo, Brigjen Pol.(Purn) Dr.dr.Antonius Ginting,Sp.OG.,M.Kes, dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan beberapa kepala daerah di kawasan Danau Toba. Fokus pertemuan ini adalah mendorong revolusi sektor pertanian melalui implementasi teknologi Artificial Intelligence (AI). Pertemuan ini berlangsung di Mess Pora-pora, Parapat Kabupaten Simalungun pada hari Jumat (06/03/2026).
Mendorong Pertanian Berbasis AI
Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, perwakilan dari Dewan Ekonomi Nasional, serta sejumlah kepala daerah di kawasan Danau Toba. Mereka mendiskusikan langkah-langkah strategis dalam mengembangkan ekosistem pertanian yang berbasis teknologi di Sumatera Utara.
Bupati Karo menyoroti bahwa pengembangan pertanian berbasis AI merupakan kesempatan besar untuk memperbaiki produktivitas sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut.
Strategi dan Manfaat AI di Pertanian
“Kami, bersama Dewan Ekonomi Nasional dan kepala daerah di kawasan Danau Toba, berdiskusi mengenai pengembangan pertanian berbasis AI dan penguatan strategi untuk kemajuan pertanian di Sumatera Utara. Implementasi sistem AI akan mendorong modernisasi sektor pertanian dan membantu memenuhi kebutuhan pertanian. Dengan demikian, kami berharap dapat meningkatkan hasil produksi yang juga akan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan para petani, kemajuan daerah, dan ketahanan pangan,” kata Bupati Karo.
Kabupaten Karo, yang terkenal sebagai salah satu pusat produksi hortikultura di Sumatera Utara, memiliki potensi besar untuk mengimplementasikan sistem pertanian modern yang berbasis teknologi. Diharapkan, penggunaan AI akan membantu petani dalam pengelolaan lahan, analisis cuaca, dan peningkatan kualitas serta hasil produksi.
Pandangan Gubernur Sumatera Utara
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam arahannya menekankan bahwa penerapan teknologi digital di sektor pertanian adalah langkah penting untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing sektor pertanian di daerah tersebut.
Kepala Daerah dan Sinergi Strategi Pertanian
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah kepala daerah di kawasan Danau Toba, seperti Bupati Toba, Bupati Humbang Hasundutan, Bupati Samosir, Bupati Tapanuli Tengah, Bupati Tapanuli Utara, dan Bupati Pakpak Bharat.
Melalui kerjasama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota, diharapkan pengembangan pertanian berbasis AI dapat segera diimplementasikan secara bertahap di kawasan Danau Toba, termasuk di Kabupaten Karo yang merupakan salah satu daerah penghasil komoditas pertanian utama di Sumatera Utara.
Kehadiran Para Pejabat
Dalam pertemuan ini, hadir pula Kepala Bappeda Litbang Abel Tarwai Tarigan,S.Sos,MA,MT., Kadis Pertanian Michael Purba S.T.P, M.M., Kadis PUTR Edward Pontianus Sinulingga, ST., Kadis Lingkungan Hidup, Nius Abdi Ginting, S. Hut, M.Si., dan para kabid terkait.
➡️ Baca Juga: Album ‘Gratia Plena’ Karya Javanese Cat: Tinjauan Kritik Sosial dan Pesan Empati
➡️ Baca Juga: Krisis Ekonomi: Strategi Pemulihan Pasca-Pandemi




