RUPSLB Solusi Bangun Indonesia Perkuat Manajemen dan Tingkatkan Pertumbuhan Pasar Domestik serta Ekspor

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, yang dikenal sebagai salah satu perusahaan terkemuka di sektor bahan bangunan, baru-baru ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta pada tanggal 25 September 2027. Rapat ini bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi dan mendukung agenda transformasi serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Dalam konteks yang semakin kompetitif ini, langkah-langkah strategis yang diambil oleh perusahaan diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar domestik serta ekspor.
Pentingnya RUPSLB dalam Transformasi Bisnis
Dalam RUPSLB tersebut, terdapat beberapa keputusan strategis yang disepakati, termasuk pengunduran diri Fadlansyah Lubis dari posisinya dan pengangkatan Daniel Tumpal Sumurung Simanjuntak sebagai Komisaris Utama. Keputusan ini menandai perubahan penting dalam susunan pengurus perusahaan, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi arah dan strategi perusahaan ke depan.
Struktur Pengurus Baru
Susunan pengurus yang baru diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja perusahaan. Berikut adalah rincian struktur pengurus yang telah disetujui:
- Komisaris Utama: Daniel Tumpal Sumurung Simanjuntak
- Komisaris: [Nama-nama lainnya]
- Direktur Utama: [Nama]
- Direktur: [Nama-nama lainnya]
Penguatan Fondasi Organisasi
Perubahan dalam susunan pengurus merupakan bagian dari upaya yang lebih besar untuk memperkuat fondasi organisasi. Hal ini penting untuk memastikan bahwa perusahaan dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dalam industri dan memanfaatkan peluang pertumbuhan baru yang muncul.
Novi Maryanti, Manajer Komunikasi Perusahaan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, menyatakan bahwa keputusan yang diambil dalam RUPSLB ini merupakan langkah signifikan dalam mempersiapkan perusahaan untuk melanjutkan transformasi bisnis. Fokus utama dari transformasi ini adalah meningkatkan daya saing serta menciptakan nilai jangka panjang bagi semua pemangku kepentingan.
Agenda Transformasi Bisnis
Agenda transformasi yang dijalankan oleh perusahaan sejalan dengan kinerja yang telah diraih hingga semester pertama tahun 2026. Pada periode tersebut, Solusi Bangun Indonesia melaporkan pendapatan sebesar Rp5,5 triliun, yang menunjukkan kenaikan sebesar 10,63% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, laba yang dihasilkan mencapai Rp278 miliar, tumbuh 4,31%, dan volume penjualan meningkat 6,9% menjadi 6,10 juta ton.
Pencapaian tersebut memberikan dasar yang kuat bagi perusahaan untuk melanjutkan strategi penguatan bisnis pada semester kedua tahun 2026. Tiga fokus utama yang akan diutamakan adalah:
- Operational excellence
- Pengelolaan keuangan yang disiplin
- Perluasan basis pasar, baik domestik maupun ekspor
Strategi Pemasaran Domestik dan Ekspor
Di pasar domestik, perusahaan berupaya untuk memperkuat penetrasi, khususnya di wilayah Jawa Barat, salah satunya melalui reaktivasi Semen Kujang. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar dan memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
Sementara itu, untuk pasar internasional, PT Solusi Bangun Indonesia sedang mengembangkan ekspor semen tipe khusus ke Amerika Serikat dengan target volume sebesar 450 ribu metrik ton selama tahun 2026. Dukungan dari fasilitas dermaga dan produksi terintegrasi yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur, sangat penting dalam strategi ini. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 1 juta ton semen per tahun, yang diharapkan dapat meningkatkan utilitas serta memperluas jangkauan pasar internasional.
Fokus pada Peningkatan Produktivitas
Ke depan, perusahaan akan terus menekankan pada peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional. Ini termasuk optimalisasi proses dan aset yang ada, serta peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan. Dengan demikian, perusahaan berharap dapat memperkuat daya saing serta menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Novi Maryanti menegaskan, “Dengan fondasi organisasi yang semakin kuat, kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kapabilitas dan aset yang dimiliki. Kami ingin meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan menciptakan sumber pertumbuhan baru.” Pernyataan ini mencerminkan tekad perusahaan untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dalam era yang penuh tantangan ini.
Penyusunan Kembali Anggaran Dasar
Selain perubahan dalam susunan pengurus, RUPSLB juga menyetujui penyusunan kembali Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan yang mencakup Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha. Penyesuaian ini diperlukan untuk memenuhi ketentuan perizinan berusaha berbasis risiko melalui sistem Online Single Submission (OSS) dan menyelaraskan kegiatan usaha perusahaan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.
Pendelegasian Kewenangan
Rapat juga menyetujui pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk memberikan persetujuan atas perubahan atau penyesuaian Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) untuk periode 2026–2030 serta Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Ini merupakan langkah penting dalam penguatan tata kelola perusahaan dan memastikan kesiapan organisasi dalam menjalankan agenda bisnis secara adaptif.
Keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPSLB ini menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di tengah dinamika industri bahan bangunan. Dengan langkah-langkah strategis yang diambil, PT Solusi Bangun Indonesia berkomitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi demi mencapai visi jangka panjangnya.
➡️ Baca Juga: Kerja Online Sebagai Masa Depan Ekonomi yang Menjanjikan dan Menguntungkan
➡️ Baca Juga: Politikus PDIP Medan Boydo Panjaitan Melapor ke Polda Sumut Terkait Dugaan Penggelapan Dana Rp 2 M

