Liverpool Tundukkan Galatasaray 4-0 di Anfield, Melaju ke Perempat Final Liga Champions

Pertandingan yang berlangsung di Anfield pada Kamis, 19 Maret 2026, menjadi momen bersejarah bagi Liverpool, saat mereka berhasil membalikkan keadaan setelah kalah 1-0 di leg pertama melawan Galatasaray di Istanbul. Di hadapan para pendukung setia, Liverpool tampil sangat dominan dan mengalahkan tim tamu dengan skor mencolok 4-0, memastikan langkah mereka ke perempat final Liga Champions 2025/2026 dengan agregat 4-1.
Dominasi Liverpool di Anfield
Sejak peluit tanda pertandingan dimulai, Liverpool menunjukkan permainan menyerang yang agresif. Tim yang dilatih oleh Arne Slot ini berhasil menciptakan sejumlah peluang berbahaya, dan hasilnya adalah empat gol yang mengukuhkan posisi mereka di babak delapan besar kompetisi bergengsi ini.
Serangan Awal yang Mengancam
Begitu kick-off dimulai, Liverpool langsung mengalirkan tekanan ke lini belakang Galatasaray. Peluang pertama tercipta pada menit ketiga ketika Mohamed Salah menerima umpan terobosan dari Dominik Szoboszlai. Meskipun demikian, upaya tersebut masih bisa digagalkan oleh pertahanan Galatasaray.
Menit ke-12, Hugo Ekitike berhasil membawa bola ke tepi kotak penalti, namun tendangannya yang lemah dengan mudah ditangkap oleh kiper Ugurcan Cakir. Liverpool terus berusaha, dan pada menit ke-25, mereka akhirnya membuka keunggulan.
Gol Pertama yang Mengubah Permainan
Gol pertama hadir dari skema sepak pojok yang dieksekusi oleh Alexis Mac Allister. Dominik Szoboszlai, yang berdiri bebas, melepaskan tembakan kaki kiri yang menghujam sudut kiri gawang, membuat Liverpool unggul 1-0. Gol ini mendorong kepercayaan diri para pemain Liverpool untuk terus menyerang.
Setelah gol pembuka tersebut, Liverpool hampir menggandakan keunggulan melalui Florian Wirtz dan Mac Allister, namun upaya mereka masih dapat digagalkan oleh Cakir yang tampil cemerlang di bawah mistar gawang.
Pertahanan Galatasaray yang Diuji
Galatasaray berusaha menanggapi tekanan yang diberikan oleh Liverpool. Cakir tampil sebagai penyelamat bagi timnya, menepis beberapa peluang berbahaya, termasuk tembakan Szoboszlai yang mengarah ke sudut atas dan usaha Salah dari jarak dekat.
Menjelang akhir babak pertama, Liverpool mendapatkan kesempatan emas untuk memperbesar keunggulan setelah Szoboszlai dijatuhkan oleh Ismail Jakobs di kotak penalti. Namun, eksekusi penalti dari Salah berhasil ditepis oleh Cakir, dan skor tetap 1-0 hingga turun minum.
Perubahan Tak Tersangka di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Galatasaray melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Leroy Sane untuk menggantikan Victor Osimhen yang mengalami cedera. Namun, meski ada perubahan, Liverpool tetap menguasai jalannya pertandingan.
Gol-Gol Penentu dari Liverpool
Gol kedua Liverpool tercipta pada menit ke-51 melalui serangan cepat yang diakhiri dengan umpan rendah dari Salah kepada Ekitike, yang dengan sigap menyambut bola dan menjadikannya gol. Dua menit kemudian, Liverpool kembali mencetak gol; tembakan Salah yang ditepis Cakir memantul ke arah Ryan Gravenberch, yang langsung menyambar bola dari jarak dekat untuk menggandakan keunggulan menjadi 3-0.
Dominasi Liverpool tidak berhenti di situ. Pada menit ke-62, Mohamed Salah mencetak gol ke-50-nya di Liga Champions, menjadi pemain Afrika pertama yang mencapai angka tersebut. Ia menerima umpan dari Florian Wirtz dan dengan penuh percaya diri melepaskan tembakan melengkung indah ke sudut kiri gawang, menambah penderitaan Galatasaray.
Tekanan Berlanjut hingga Akhir Pertandingan
Dengan keunggulan 4-0, Liverpool terus menekan Galatasaray hingga akhir pertandingan. Salah hampir mencetak gol lagi dengan menembak mengenai mistar gawang, sementara Mac Allister dan Ekitike juga memiliki peluang tambahan untuk meningkatkan skor. Pada menit ke-90, gol Mac Allister sempat dianulir setelah VAR menunjukkan adanya pelanggaran oleh Virgil van Dijk terhadap Cakir.
Susunan Pemain
Di sisi lain, berikut adalah susunan pemain dari kedua tim yang bertanding:
Liverpool (4-3-3)
- Alisson Becker
- Jeremie Frimpong
- Ibrahima Konate
- Virgil van Dijk
- Milos Kerkez
- Dominik Szoboszlai
- Ryan Gravenberch
- Alexis Mac Allister
- Mohamed Salah
- Hugo Ekitike
- Florian Wirtz
Galatasaray (4-2-3-1)
- Ugurcan Cakir
- Sacha Boey
- Wilfried Singo
- Abdulkerim Bardakci
- Ismail Jakobs
- Lucas Torreira
- Mario Lemina
- Roland Sallai
- Gabriel Sara
- Baris Alper Yilmaz
- Victor Osimhen
Dengan hasil ini, Liverpool menunjukkan kekuatan dan kualitas mereka sebagai salah satu tim terkuat di Eropa, melanjutkan perjalanan mereka di Liga Champions dengan ambisi yang semakin membara untuk meraih gelar juara.
➡️ Baca Juga: File system F2FS di Android 14 ternyata bikin HP lama jadi cepat banget ini cara aktifinnya
➡️ Baca Juga: Dua Anggota DPRD Pangkalpinang Hadiri Klarifikasi Kejari terkait Dugaan Anggaran Perjalanan Dinas 2025




