AMPHIBI Distribusikan 400 Paket TJSL Ramadan untuk Pemulung dan Dhuafa Secara Langsung

Ramadan menjadi momen yang penuh berkah dan kepedulian sosial bagi banyak orang. Di tengah kesibukan yang ada, penting untuk tidak melupakan mereka yang membutuhkan, khususnya kaum dhuafa dan pemulung yang berjuang setiap hari. Dalam semangat berbagi, Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan AMPHIBI, telah mengambil langkah nyata untuk memberikan dukungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada Ramadan 1447 H tahun 2026, AMPHIBI berkolaborasi dengan berbagai pelaku usaha untuk menyalurkan bantuan berupa paket TJSL Ramadan kepada yang paling membutuhkan.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Indonesia
Program TJSL merupakan upaya yang diatur secara resmi dalam sejumlah regulasi di Indonesia. Payung hukum ini mencakup Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, hingga Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 yang mengatur tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Melalui regulasi ini, perusahaan diharapkan tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Program AMPHIBI untuk Masyarakat yang Membutuhkan
Kegiatan bertajuk “Amphibi Peduli TJSL Ramadan” melibatkan sejumlah perusahaan dalam mendistribusikan bantuan. Di Sumatera Utara, AMPHIBI bekerja sama dengan berbagai perusahaan seperti PT Musim Mas, PT Arum, PT AJLM, dan PT Hazmad Tecno Indonesia. Mereka menyediakan produk-produk kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng M&M dan paket sembako, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Sementara itu, di wilayah Bekasi, AMPHIBI menggandeng PT Miekie Oleo Nabati Industri, PT Multi Sari Sedap, dan PT KMA. Selain itu, kolaborasi dengan David Tan Sulaiman, Ketua Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sumatera Utara, turut memperkuat bantuan yang diberikan dengan menyediakan beras kemasan 5 kilogram untuk masyarakat yang membutuhkan.
Distribusi Paket TJSL Ramadan
Ketua Umum AMPHIBI, Agus Salim Tanjung (AST), mengungkapkan bahwa sebanyak 400 paket bingkisan telah berhasil didistribusikan secara serentak di berbagai lokasi. Isi paket tersebut meliputi beras 5 kg, minyak goreng, kecap, saus, sirup, dan lemon tea. Bantuan ini merupakan wujud nyata dari kepedulian AMPHIBI terhadap masyarakat yang kurang beruntung.
“Bantuan ini disalurkan kepada para pemulung di TPA Bantar Gebang dan TPA Sumur Batu Kota Bekasi, pemulung di TPA Burangkeng Kabupaten Bekasi, lansia korban banjir Ciliwung di Pejaten, Pasar Minggu Jakarta Selatan, kaum dhuafa di Tambun Bekasi, serta di Posko Mudik Kalimalang Kabupaten Bekasi,” jelas AST pada Minggu (15/3/2026).
Perluasan Bantuan di Wilayah Lain
Tak hanya di Jabodetabek, AMPHIBI juga melanjutkan program TJSL Ramadan di Sumatera Utara. Di sana, bantuan disalurkan kepada pemulung yang berada di Tempat Pembuangan Sampah Liar (TPSL) Sei Rotan dan TPS Liar Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan. Bantuan juga diberikan kepada ratusan kaum dhuafa dan anggota AMPHIBI di Kantor Wilayah AMPHIBI Sumatera Utara yang berlokasi di Desa Kolam, Kabupaten Deli Serdang.
Agenda Rutin AMPHIBI
AST menegaskan bahwa kegiatan sosial ini bukanlah hal baru, melainkan merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan menjelang Idul Fitri. Dengan melaksanakan program ini, AMPHIBI berharap dapat menciptakan kepedulian lingkungan yang lebih besar di tengah masyarakat.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menunjukkan komitmen AMPHIBI dalam menyatukan aksi sosial dengan upaya perbaikan lingkungan hidup,” imbuhnya.
Respon Positif dari Komunitas Pemulung
Aksi sosial ini mendapatkan sambutan hangat dari komunitas pemulung. Narpan Apong, selaku Ketua Komunitas Pemulung Bantargebang Sejahtera (KPBS), menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan ini sangat berarti bagi para pemulung yang berjuang mengurangi sampah setiap harinya.
“Kami sangat berterima kasih kepada AMPHIBI atas kepeduliannya kepada para pemulung,” ungkap Narpan.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Narta Nurhata, Ketua Komunitas Pemulung dan Pelapak Pilah Burangkeng (KP3B). Ia berharap perhatian terhadap para pemulung dapat terus berlanjut, sehingga mereka merasa diperhatikan dan dihargai dalam upaya mereka mengelola sampah.
“Terima kasih AMPHIBI. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama bagi kawan-kawan yang menggantungkan hidup dari sampah,” ucap pria yang akrab disapa Konang.
Harapan untuk Sinergi yang Lebih Baik
Melalui inisiatif ini, AMPHIBI berharap dapat memperkuat sinergi antara masyarakat, komunitas pemulung, dan pelaku usaha. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berperan dalam pengelolaan sampah.
Dengan langkah-langkah konkret yang diambil oleh AMPHIBI, diharapkan bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut ambil bagian dalam program TJSL, khususnya di bulan Ramadan. Dampak positif dari program ini diharapkan tidak hanya dirasakan saat bulan suci, tetapi juga berlanjut sepanjang tahun.
Dengan harapan yang kuat untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan masyarakat yang lebih sejahtera, AMPHIBI terus berkomitmen untuk menjalankan program-program sosial yang bermanfaat bagi semua pihak. Perlunya kolaborasi dan kepedulian dari semua elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan tujuan ini.
➡️ Baca Juga: Polisi Korsel Gagal Geledah dan Sita Barang dari Kantor Kepresidenan
➡️ Baca Juga: Memburu Momen: Cara Kerja Fotografer Pelari di CFD


