Wagub Vasko Apresiasi Kerukunan Masyarakat Dharmasraya dalam Keberagaman Saat Safari Ramadan

Vasko Ruseimy, Wakil Gubernur Sumatera Barat, mengungkapkan apresiasi yang mendalam terhadap kerukunan dan toleransi yang dipertunjukkan oleh masyarakat Dharmasraya. Menurutnya, keberagaman suku dan latar belakang masyarakat yang ada di sana justru menjadi perekat persatuan yang kuat.
Keragaman sebagai Kekuatan Persatuan
Masyarakat Dharmasraya menurut Vasko, tidak hanya berisi orang-orang Minangkabau. Daerah ini juga menjadi tempat tinggal bagi suku-suku lain seperti Jawa, Sunda, Batak, Nias, hingga Madura. Dengan keberagaman ini, persatuan dan kerukunan di Dharmasraya semakin kuat.
Safari Ramadan di Dharmasraya
Vasko merasakan langsung kerukunan masyarakat Dharmasraya saat melakukan kunjungan Safari Ramadan di Masjid Raya Pasar Pulau Punjung. Ia berpendapat bahwa harmoni sosial yang terjaga di sana adalah bukti keberhasilan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan.
Akulturasi dalam Keberagaman
“Perbedaan tidak dijadikan hambatan, malah menjadi penguat persatuan,” ungkap Vasko. Ia juga menyoroti pentingnya kepemimpinan daerah yang sigap dan cepat dalam mendorong pembangunan. Dengan gaya kerja cepat, realisasi berbagai program pembangunan dapat lebih efisien.
Pembangunan Sekolah Rakyat
Selain itu, Vasko juga membahas rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya dengan investasi hampir Rp300 miliar. Sekolah ini nantinya akan disediakan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan fasilitas pendidikan yang lengkap.
Tujuan Program Sekolah Rakyat
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah,” ujarnya.
Bantuan untuk Masyarakat
Wakil Gubernur juga menyalurkan sejumlah bantuan kepada pengurus masjid dan masyarakat, seperti dana sebesar Rp50 juta, wakaf Al-Qur’an dari ASN Pemprov Sumbar, bantuan Rp10 juta dari Bank Nagari untuk pembangunan masjid, dan lainnya.
Aspirasi Masyarakat Dharmasraya
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyampaikan beberapa aspirasi masyarakat kepada pemerintah provinsi. Beberapa diantaranya adalah kondisi infrastruktur jalan dan sektor pendidikan.
Kerusakan Infrastruktur
Menurut Annisa, beberapa ruas jalan provinsi di wilayah Dharmasraya mengalami kerusakan parah akibat kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL). Oleh karena itu, penanganan segera diperlukan mengingat jalur tersebut merupakan jalur utama mobilitas masyarakat.
Usulan Rehabilitasi
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga mengusulkan rehabilitasi ruang kelas dan aula di SMA Negeri 1 Sitiung yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumbar. Semua usulan ini diharapkan menjadi masukan bagi Pemerintah Provinsi Sumbar untuk diselesaikan secara bertahap.
➡️ Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Hadapi Kebijakan Ekspor di Kejuaraan Internasional
➡️ Baca Juga: Startup Indonesia: Menggapai Kesuksesan di Negeri Seribu Pulau